Manfaat Aktivitas Jalan Kaki mengobati serangan Jantung

Advertisement
Manfaat Aktivitas Jalan Kaki -Jalan kaki merupakan salah satu cara berolahraga yang sangat sederhana, tapi sayang kurang diperahtikan. Karena jaman semakin moderen semakin banyak alat transportasi yang kita miliki, aktivitas jlan kakipun banyak kita abaikan. Padahal jalan kaki memiliki efek sangat besar dalam upaya menurunkan berat badan dan sangat baik terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh. Meskipun dikatakan aktivitas yang sangat ringan satu hal yang sangat luar biasa dari olahraga jalan kaki adalah tidak memiliki resiko berdampak buruk dan tidak menyebabkan ketegangan.

Manfaat Aktivitas Jalan Kaki : 
  • Serangan Jantung
Pertama-tama tentu menekan resiko serangan  jantung. Kita tau obat jantung memerlukan aliran darah lebih deras (dari pembuluh koroner yang memberinya makan) agar bugar dan berfungsi dengan normal memompakan darah tanpa henti. Untuk itu, otot jantung memerlukan aliran darah yang lebih  jelas dan lancar. Berjalan kaki dengan cepat atau tergopoh-gopoh memeperderas aliran darah kedalam koroner jantung. Dengan demikian kecukupan oksigen otot jantung terpenuhi dan otot jantung terjaga untuk bisa tetap cukup berdegup. Bukan hanya itu, kelenturan pembuluh darah arteri tubuh yang terlatih menguncup dan mengembang akan terbantu oleh mengenjangnya otot-otot tubuh Yang berada disekitardinding pembuluh darah sewaktu melakukan kegiatan berjalan kaki tergopoh-gopoh itu. Hasil akhirnya, tekanan darah cenderung menjadi lebih rendah, pelengketan antar sel darah yang bisa berakibat gumpalan bekuan darah penyumbat pembuluh juga akan berkurang. Lebih dari itu, kolesterol baik (HDL) yang bekerja sebagai spons penyerap kolesterol jahat (LDL) akan meningkat dengan berjalan kaki tergopoh-gopoh. Tidak banyak cara diluar obat yang dapat meningkatkan kadar HDL selain dengan bergerak badan. Berjalan kaki tergopoh-gopoh tercata mampu menurunkan risiko serangan jantung menjadi tinggal separuhnya.
  • Stroke
Kendati manfaat berjalan kaki tergopoh-gopoh terhadap stroke pengaruhnya belum nyata terhadap serangan jantung koroner, beberapa studi menunjukan hasil yang menggemberikan. Tengok saja bukti alami nenek moyang kita yang lenih banyak melakukan kegiatan berjalan kaki setiap hari, kasus stroke zaman dulu tidak sebanyak jaman sekarang. Salah satu studi terhadap 70 ribu perawat (Harvard School of Public Health)  yang dalam bekerja tercatat melakuakan kegiatan berjalan kaki sebanyak 20 jam dalam seminggu , risiko mereka terserang stroke menurun duapertiga.
  • Menurutkan Berat Badan
Selain berat badan dipertahankan stabil, mereka yang mulai kelebiahan berat badan, bisa diturunkan dengan melakukan kegiatan berjalan kaki dengan tergopoh-gopoh itu secara rutin. Kelebihan gaji dibawah kulit akan dibakar bila rajin melakukan kegiatan berjalan kaki cukup laju paling kurang satu jam.

  • Mencegah Kencing Manis
Memenga dengan membiasakan berjalan kaki melaju sekitar 6 km perjam, waktu tempuh sekitar 50 menit, ternyata dapat menunda atau mencegah berkembanganya diabetes Tipe 2, khususnya pada mereka yang bertubuh gemuk  (National Institute  of Diabetes and Gigesive & Kidney Diseases). Sebagaimana kita tahu bahwa kasus diabetes yang bisa diatasi tanpa perlu minum obat, biasa dilakukan dengan memilih gerak badan rutin berkala. Selama gula darah bisa terkontrol hanya dengan bergerak badan (brisk Walking), obat tidak diperlukan. Itu berarti berjalan kaki tergopoh-gopoh sama manfaatnya dengan obat anti diabetes.
  • Mencegah Osteoporosis
Betul. Dengan gerak badan dan berjalan kaki cepat, bukan saja otot-otot badan yang diperkokoh, melainkan tulang-tulang juga. Untuk metabolisme kalsium, bergerak badan diperlukan juga, selain butuh paparan cahaya matahari pagi. Tak cukup ekstra kalsium dan vitamin D saja untuk mencegah atau memperlambat proses osteoporosis. Tubuh juga memerlukan gerak badan dan memerlukan waktu minimal 15 menit terpapar matahari pagi agar terbebas dari ancaman osteoporosis. Mereka melakukan gerak badan sejak muda, dan cukup mengkonsumsi kalsium, sampai usia 70 tahun diperkirakan masih bisa terbebas dari ancaman pengeroposan tulang.
  • Meredakan Encok Lutut
Lebih dari sepertiga orang yang usia lanjut di Amerika mengalami encok lutut (osteoarthiris). Dengan membiasakan diri jalan kaki cepat atau memilih berjalan didalam kolam renang, keluhan nyeri encok lutut bisa mereda. Untutk mereka yang mengidap penyakit encok lutut, kegiatan berjalan kaki perlu dilakukan berselang seling, tidak usah setiap hari. 

Tujuannya untuk memberi kesempatan kepada sendi untuk memulihkan diri. satu hal yang perlu diingat bagi penderita encok tungkai atau kaki : jangan keliru memilih sepatu olahraga. Kita tahu, dengan semakin bertambahnya usia, ruang sendi semakin sempit, lapisan rawan sendi kian menipis, dan cairan ruang sendi sudah susut. 

Kondisi sendi yang sudah seperti itu perlu dijaga dan dilindungi agar tidak mengalami goncangan yang berat oleh beban bobot tubuh, terlebih pada yang gemuk. Bila bantalan (sol) sepatu olahraganya kurang empuk, sepatu gagal sebagai peredam goncangan (Shock absorber), itu berarti sendi tetap mengalami beban goncangan berat selama berjalan, apalagi bila 

berlari atau melompay. Hal ini yang memperburuk kondisi sendi, lalu mencetuskan serangan nyeri sendi atau menimbulkan penyakit sendi pada mereka yang berisiko terkena gangguan sendi. Munculnya nyeri sendi sehabis melakukan kegiatan berjalan kaki, bisa jadi keliru memilih jenis sepatu olahraga. Sepatu bermerek menentukan kualitas bantalannya, selain kesesuaian anatomi kaki. Kebiasaan jalan kaki tanpa alas kaki, bahkan didalam rumah sekalipun, bisa memperburuk kondisi sendi-sendi tungkai dan kaki, akibat beban dan goncangan yang harus dipikul oleh kaki.

  • Kanker
Kanker juga dapat dibatalkan muncul bial kita rajin berjalan kaki, setidaknya jenis kanker usus besar (colorectar carcinoma).
Kita tahu, bergerak badan ikut melancarkan peristaltik usus, sehingga buang air besar lebih tertib. Kanker usus juga menyebutkan peranan berjlan kaki terhadap kemungkinan penurunan risiko terkena kanker payudara.


Manfaat Aktivitas Jalan Kaki mengobati serangan Jantung


itulah beberpa manfaat aktivitas jalan kaki, nah kalo ada waktu luang atau lagi libur kerja manfaatkanlah untuk sedikit berjalan kaki sekurangnya 15 menit, dan ajaklah keluarga anda supaya sekeluarga bisa terhindar dari bermacam-macam penyakit dan menambah keharmonisan rumah tangga anda.

semoga apa yang kami tulis ini bermanfaat bagi semua orang, baca juga artikel lain tentang 7 Cara Tetap sehat dan Bugar

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Manfaat Aktivitas Jalan Kaki mengobati serangan Jantung